Senin, 31 Desember 2012

FLIPPED




Film yang dibintangi Callan McAuliffe (Bryce) dan Madeline Carroll, “FLIPPED “, adalah sebuah film yang diangkat dari sebuah novel karya Wendelin Van Draanen. Film yang dikeluarkan tahun 2010 ini, menceritakan kehidupan dua orang (Juli dan Bryce) yang bertetangga. Film ini sangat menarik karena cerita diangkat dari dua sudut pandang yang bertolak belakang, sudut pandang Juli dan sudut pandang Bryce.


Bryce dan Juli pertama kali bertemu saat Bryce pindah-rumah tepat ke rumah di depan rumah Juli. Menurut sudut pandang Bryce, Juli sangat mengesalkan dan hanya membuat dia malu. Ia  sangat kesal dan membenci Juli karena Juli sangat menyukainya dan selalu mengikutinya, sampai-sampai hal itu menjadi bahan ledekan teman-teman sekolahnya.

Sementara itu, menurut sudut pandang Juli, Bryce senang melihatnya. Juli sangat mengagumi Bryce saat ia tahu mereka bertetangga. Juli menyukai Bryce dan selalu mengikutinya. Ia berpikir bahwa Bryce juga menyukai hal itu, namun hanya malu saja menunjukkannya. Untuk itu, Juli berinisiatif untuk membantu Bryce menunjukkan perasaannya. Hal itu berlangsung cukup lama, sampai suatu-ketika keadaan berubah 180 derajat. Juli menjauhi Bryce, sedangkan Bryce mulai menyadari bahwa ia mengagumi Juli.

Seusai menyaksikan film ini, saya tertarik pada beberapa hal yang disampaikan film ini. Pertama, saya tertarik pada cara penyajian film ini, dimana menggunakan dua sudut pandang yang bertolak belakang. Hal tersebut akan selalu terjadi dan tidak dapat dipisahkan dari kita. Saat kita melakukan sesuatu atau bahkan berinteraksi dengan orang lain, akan selalu ada minimal dua pandangan atau penilaian, pandangan anda sendiri dan pandangan yang kontra dengan anda.

Kedua, saya tertarik saat Bryce tidak berani mengungkapkan apa yang ia pikirkan. Di perpustakaan, saat Garrett mengatakan sesuatu tentang Juli, Bryce malah mengiyakan perkataan Garrett dan tertawa. Walaupun dalam hatinya ia sangat ingin membentak Garrett dan mengatakan, Kau tidak mengenal Juli, seperti aku mengenalnya!!”. Tapi dia tidak melakukannya. Hal ini mungkin tidak masalah, karena toh Bryce tahu bahwa Juli memang tidak seperti itu. Tapi hal ini menjadi masalah, karena Juli melihat sendiri reaksi Bryce saat menanggapi perkataan Garrett.

Reaksi kita saat menghadapi atau menanggapi sesuatu akan menjadi salah dan masalah saat reaksi itu berkebalikan dengan reaksi yang seharusnya kita tunjukkan. Hanya karena kita malu, tidak berani mengutarakan, atau bahkan karena malas berurusan dengan lawan bicara.

Ketiga, saya tertarik saat keadaan berubah 180 derajat. Pada awalnya Bryce sangat membenci Juli. Namun, akhirnya, keadaan berubah. Bryce pun mengagumi Juli, walau diawali dengan adanya perasaan bersalah. Dalam kehidupan kita, hal serupa juga sering terjadi, bukan hanya dalam urusan cinta. Seperti halnya pernyataan yang mungkin sudah sering Anda dengar,  “Jangan membenci atau menyukai sesuatu secara berlebihan, karena mungkin keadaan akan berubah 180 derajat.

Masih banyak hal menarik lainnya dalam film ini. Temukan sendiri saat Anda menontonnya.

Selamat Menonton. (CFS)

Salam Penuh Kasih.
KTB Titik-Titik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar